Table of Contents
Latar Belakang
  1. Definisi outsourcing itu sendiri adalah suatu pendelegasian dari satu atau beberapa proses bisnis kepada pihak luar dimana pihak tersebut akan melakukan proses administrasi dan proses manajemen tertentu berdasarkan definisi dan ukuran kinerja tertentu, yang telah disepakati bersama dalam satu kontrak kerja antara pemberi kerja dan penyedia jasa. Dalam hal ini semakin banyak perusahaan lokal maupun global yang melakukan outsourcing dan atau labour contracting, bidang yang disubkontrakkan pun beraneka macam, dimana masing- masing pihak membuat perjanjian kualitas layanan dengan perusahaan jasa outsourcing agar pelaksanaan kegiatan outsourcing berjalan sesuai keinginan.
  2. UU No.8 tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas
    • Pasal 1 :
      • Ayat 1 : Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.
      • Ayat 2 : Kesamaan Kesempatan adalah keadaan yang memberikan peluang dan/atau menyediakan akses kepada penyandang disabilitas untuk menyalurkan potensi dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat.
    • Pasal 53 :
      • Ayat 1 : Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah wajib memperkerjakan paling sedikit 2% (dua persen) penyadang disabilitas dari jumlah pegawai atau ekerja.
      • Ayat 2 : Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% (satu persen) penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.
Landasan Pokok

Landasan pokok PT Disabilitas Kerja Indonesia dalam menjalankan kreatifitas dan kinerja adalah Pancasila dan
UUD 1945 serta berpedoman pada :

  1. UU No.13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan
  2. Peraturan Pemerintah tantang tenaga kerja dan perburuan
  3. UU No.8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas
  4. Lain-lain yang berhubungan dengan kelengkapan dan pembinaan sumber daya manusia.
Maksud dan Tujuan

Maksud PT Disabilitas Kerja Indonesia dalam hal ini adalah untuk menjalin kerja sama terhadap perusahaan pemakai jasa dalam penyediaan tenaga kerja disabilitas yang berkualitas dan professional di bidangnya sehingga membantu dan melayani pimpinan atau karyawan pemakai jasa dalam melaksanakan rutinitas kerja dan keseharian.

Tujuan PT Disabilitas Kerja Indonesia adalah menawarkan jasa dibidang penyediaan tenaga kerja (outsource) disabilitas kepada pemakai jasa.

MEKANISME

Standar Layanan

Adapun standar layanan kerja yang ditawarkan kepada perusahaan pemakai jasa dikemas dalam standar operasional prosedur (SOP) kerja

Prosedur Layanan

Prosedur pelayanan kerja PT Disabilitas Kerja Indonesia yang digunakan adalah manajemen struktural sehingga mengurangi kesalahan yang bersifat kesalahpahaman komunikasi (miss communication) mengutamakan kepuasan dalam pelayanan kepada pemakai jasa.

Prosedur Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Penempatan tenaga kerja disabilitas dilakukan setelah ada permintaan dari pihak pengguna jasa yang disampaikan kepada PT Disabilitas Kerja Indonesia, selanjutnya PT Disabilitas Kerja Indonesia mengajukan tenaga kerja dan kelengkapan administrasi dan keputusan mengenai menerimaan atau penolakan tenaga kerja disabilita tersebut sepenuhnya menjadi hak mengguna jasa.

Sistem Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja

Adapun sistem perekrutan hingga penempatan tenaga kerja disabilitas juga pengacu pada UU No.8 Tahun 2016
Pasal 45,47, 48, 49, 50 dan pasal 51

  • Model 1
    Bagan prosedur penempatan Tenaga Kerja Disabilitas oleh PT DISABILITAS KERJA INDONESIA (seleksi dilakukan oleh PT DISABILITAS KERJA INDONESIA )

  • Model 2
    Bagan Prosedur Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas oleh PT DISABILITAS KERJA INDONESIA (Seleksi dilakukan oleh perusahaan pengguna)

  • Model 3
    Bagan Prosedur Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas oleh PT DISABILITAS KERJA INDONESIA

  • Model 4
    Bagan Prosedur Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas dengan SISTEM TAKE OVER (Pengalihan) dari Perusahaan Pengguna ke PT DISABILITAS KERJA INDONESIA

Mekanisme Kerja Operasional

Mekanisme kerja operasional PT Disabilitas Kerja Indonesia dalam bidang Penyedia Jasa Tenaga Kerja Disabilitas adalah sebagai berikut :

  1. Pola Perencanaan Pekerjaan untuk Tenaga Kerja Disabilitas (Planning Talk Shop) yang dilakukan setiap divisi unit dilokasi kerja Pemakai Jasa;
  2. Pola Pembinaan Tenaga Kerja Disabilitas yang dilakukan secara berkala atau sesuai kebutuhan;
  3. Pengawasan (Controlling) dilakukan setiap hari kerja dengan waktu yang berbeda yang dilakukan secara bergantian oleh manajemen PT Disabilitas Kerja Indonesia diatur oleh kepala operasional serta Pemakai Jasa berhak melakukan pengawasan atau control kepada Tenaga Kerja Disabilitas perihal masuk kerja, gaji karyawan sesuai kesepakatan, pembayaran jamsostek dan jaminan kesehatan;
  4. Waktu Jam Kerja 40 jam dan apabila ada tenaga kerja yang mengalami sakit atau cuti PT Disabilitas Kerja Indonesia bersedia mengganti dengan tenaga pengganti yang baru atau ementara jika ada permintaan dari Pemakai Jasa kecuali tidak hadir tanpa keterangan;
  5. Lembur (Over Time) dan Pesangon kerja sesuai permintaan Pemakai Jasa yang diatur dengan Instruksi UU TK No.13 2003 dan UU TK lain yang berkaitan;
  6. Sarana penunjang untuk kelanaran tugas di lokasi Pemakai Jasa biasa menggunakan perangkat atau tool set yang sudah tersedia dilokasi kerja atau disediakan Pemakai Jasa;
  7. Complain hasil kerja dari Tenaga Kerja Disabilitas berdasarkan kesalahan yang bersifat objektif danri penilaian Pemakai Jasa yang selanjutnya apabila tidak ada kecocokan dengan kinerja karyawan maka PT Disabilitas Kerja Indonesia bersedia menggantikan dengan Tenaga Kerja Disabilitas yang baru.

PENUTUP

PT Disabilitas Kerja Indonesia adalah perusahaan sosial pertama di Indonesia bergerak di bidang perekrutan, pelatihan dan pengadaan sumber daya manusia khusus penyandang disabilitas. Mencocokkan jenis disabilitas dengan lowongan kerja tersedia, meristruktur jenis disabilitas dengan jenis pekerjaan yang tersedia, menciptakandunia kerja inklusif, serta memberdayakan penyandang disabilitas mencapai kemandirian ekonomi dan keuangan.

Berpedoman pada UU No.13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan dan UU No.8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

Misi Kami adalah:

  • Pelopor pemberdayaan ketenagakerjaan disabilitas dan mengurangi penganguran penyandang disabilitas;
  • Sebagai wajah konsultasi penyedia kerja dan pencari kerja disabilitas;
  • Membantu meristruktur penempatan tenaga kerja disabilitas berdasar jenis disabilitas yang dimiliki dengan¬†lowongan kerja yang tersedia;
  • Melakukan pelatihan atau pembimbingan guna menciptakan tenaga kerja disabilitas yang handal, professional dan kompeten dibidangya;
  • Memberikan jasa secara komprehensif, kualitas muta dan transporan;
  • Mendukung melaksanaan UU No.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas serta mendukung kebijakan pemerintah mengenai ketenagakerjaan disabilitas.
×

Hello!

silahkan menghubungi kami lewat layanan whatsapp dengan mengklik logo disabilitas kerja indonesia dibawah ini

× Ada yang bisa kami bantu ?